Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

5 Lembaga Survey Internasional

Gambar
5 Lembaga Survey Internasional 1.         CPI – Corruption Perception Index Tujuan dilakukannya survey 1.         untuk mengakhiri dampak buruk yang dahsyat dari korupsi terhadap manusia di seluruh dunia 2.         menciptakan perubahan menuju dunia yang bebas korupsi. Yang menjadi objek surveynya adalah Negara . Hasil survey tahun terakhir 2019 Lebih dari 2/3 negara yang disurvei berada di bawah skor 50 dengan skor rata-rata global 43. Sedangkan di ASEAN rerata skor CPI berada di 46. Sejak 2015, rerata skor CPI secara global mengalami stagnasi di angka 43. Sehingga pada CPI 2019 ini dengan jelas mengungkapkan bahwa terjadi dekadensi/kemerosotan dalam upaya pemberantasan korupsi oleh sebagian besar negara.CPI Indonesia tahun 2019 berada di skor 40/100 dan berada di peringkat 85 dari 180 negara yang disurvei. Skor ini  meningkat 2 poin  dari tahun 2018 lalu...

kasus Bank Bali

KASUS BANK BALI 26 Januari 1998 Terbit Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 1998 tentang jaminan atas kewajiban pembayaran bank umum. Keputusan ini untuk mengatasi krisis kepercayaan terhadap perbankan akibat likuidasi bank pada 1997. 8 Maret 1998 Pemerintah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama BPPN dan BI, Nomor 1/BPPN/1998 dan Nomor 30 /270/KEP/DIR berisi petunjuk pelaksanaan penjaminan. 18 Maret 1998 Bank Bali mengirim surat ke BDNI untuk minta konfirmasi soal utang-utangnya yang jatuh tempo pada 2 Maret 1998 sampai 16 Maret 1998 (6 transaksi). 9 Juli 1998 Tim manajemen BDNI melalui suratnya menyatakan, klaim atas kewajiban BDNI ke Bank Bali sudah diajukan ke BPPN.  21 Oktober 1998 Bank Bali kirim surat ke BPPN perihal tidak terbayarnya tagihan piutang di BDNI dan BUN yang timbul dari transaksi money market, SWAP, dan pembelian promissory notes. Tagihan pada BDNI (belum dihitung bunga) Rp 428,25 miliar dan US$ 45 juta. Sedangkan tagihan ke BUN senilai Rp 200 miliar.  27 Okt...

PT TELKOM & PT ARIA WEST

A.Latar Belakang Permasalahan 1. Telkom dengan program WCO ( World Class Operator ) yang akan dicapai pada tahun 2001 merencanakan menambah  sst dari 2, 5 juta menjadi 9 juta 2. Sekitar 6,5 juta sst akan dilaksanakan melalui KSO di lima divisi dengan  menunjuk 5 (lima) mitra , yaitu: a. Konsorsium Pramindo Ikat  è Paket I Sumatera 516.487 sst b. Konsorsium 3A (Aria West Indonesia) è Paket II Jawa Barat  500.000 sst c. Konsorsium MGTI è Paket III Jawa Tengah 400.000 sst d. Konsorsium Daya Mitra Malindo è Paket IV Kalimantan 237.000 sst e. Bukaka Sign Tel è Paket V Kawasan Indonesia Timur  403.000 sst 3. Masa berlaku KSO yang ditandatangani tanggal 20 Oktober  1995 adalah 15 tahun (1995-2010) dengan masa konstruksi 5 (lima) tahun 4. Pada bulan Juli tahun 1997 terjadi krisis moneter yang mengakibatkan Konsorsium Mitra Usaha mengalami masalah likuidasi dan insolvensi. 5.Bank-bank sindikasi tidak lagi bersedia membiayai investasi KSO, se...